TK Labschool UPI Serang Ajarkan Literasi Finansial Bagi Anak Usia Dini

Serang (UPI). Pada Rabu (10/11) Taman Kanak-kanak Laboratorium School (TK Lab. School) Kampus UPI di Serang tengah diramaikan dengan kegiatan pengajaran literasi keuangan (finansial) bagi Anak Usia Dini (AUD) untuk menjadi seorang entrepreneur (wirausahawan). 

Literasi dan edukasi finansial bagi anak usia dini sangat penting karena dapat membentuk perilaku dan kebiasaan keuangan anak ketika memasuki usia dewasa serta perilaku hidup mandiri.

Literasi merupakan kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak perlu ditanamkan sejak usia dini karena hakikatnya dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, baik dari mulai bangun tidur sampai kembali ke kamar tidur tidak terlepas dari transaksi keuangan.

Pertama, anak-anak diajarkan untuk membeli bahan-bahan kebutuhan jus buah dan salad buah di toko mini market B-Smart Serang yang berada di samping Kampus UPI Serang sebagai (sampel pasar modern) dan penjual sayur (sampel pasar tradisional).

Setelah itu, pengolahan bahan dilakukan bersama guru serta dilanjutkan dengan praktik transaksi jual beli hasil produk ke dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan Kampus UPI Serang dengan harga masing-masing Rp.5.000,-.

Kegiatan literasi ini memiliki tujuan dan aktivitas, diantaranya mengenal lingkungan sekitar, identifikasi perbedaan transaksi jual beli antara pasar modern dengan pasar tradisional, melatih jiwa berwirausaha sejak dini, memperkenalkan literasi finansial di usia prasekolah dengan cara yang menyenangkan

Aktivitasnya, praktik transaksi beli (pasar modern dilakukan di Toko mini market B-Smart, sedangkan pasar tradisional dilakukan di pedagang sayur sekitaran kampus.

Praktik langsung membuat jus buah, memarut keju dan mencampur dengan mayones, belajar memotong buah sesuai arahan dan pengawasan guru, mencampur bahan sehingga menjadi salad dan jus siap saji.

Setelah itu, mereka mengemas produk dan memasarkan dengan harga terjangkau.

Terakhir, anak menyimpulkan kegiatan yang paling menyenangkan dengan versinya masing-masing.

Menghitung laporan arus kas, modal, dan keuntungan oleh pendidik.

Dengan modal <Rp 150.000,00 mendapatkan keuntungan sebesar >Rp 50.000,00.

Kepala Sekolah TK Labschool Kampus UPI di Serang, Loveita Dewi Setyarini, S.Pd., mengajarkan anak-anak untuk memiliki keterampilan menjadi seorang entrepreneur seperti berjualan.

Anak-anak diajarkan untuk berkegiatan ekonomi di sekolah agar hidup lebih mandiri contohnya dengan memasak sehingga kemampuan motorik halus pada anak menjadi lebih aktif bergerak.

“Dalam acara ini, anak-anak mengolah 2 macam menu, diantaranya salad buah dan jus buah segar dengan membagi menjadi 3 kelompok, antara lain tim membuat jus, tim memotong buah, dan tim membuat krim salad. Jadi, apa yang dimasak oleh para murid langsung dijual kepada Sivitas Akademik Kampus UPI di Serang. Hal Ini mengajarkan anak untuk memiliki keterampilan”, ungkapnya.

”Alhamdulillah hari ini jus melon dan salad buahnya habis terjual ke sivitas akademika. Sangat antusias sekali para dosen dan tenaga kependidikan untuk membeli dan mencobanya. Harapannya semoga kelak anak-anak dewasa nanti tumbuh jiwa enterpreuner serta memahami dunia bisnis dan kreatif”, tambahnya lagi.

Setelah habis terjual anak-anak merasa senang dan bahagia. [EM/TW] [Ed.HN/TW]