LDK GMPM LH MENGAJAK UNTUK MEMUPUK CINTA DAN SEMANGAT MENGHAFAL QURAN SEJAK DINI

Universitas Pendidikan Indonesia - Kampus Serang | LDK GMPM LH MENGAJAK UNTUK MEMUPUK CINTA DAN SEMANGAT MENGHAFAL QURAN SEJAK DINI

Serang, UPI.

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang memiliki fungsi dan tujuan antara lain sebagai penyejuk, sumber pokok ajaran Islam dan sekaligus sebagai peringatan. Agar manusia tidak tersesat dalam kehidupannya, Nabi Muhammad SAW memerintahkan manusia agar senantiasa berpegang teguh kepada al-Quran dan sunnahnya dengan cara mengamalkan dan mengaplikasikan keduanya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Hafidh (2004: 92), di zaman seperti sekarang ini masyarakat muslim secara khusus orang tua, ulama, guru dituntut untuk memiliki sikap isyfaq (sikap peduli, khawatir) dan prihatin terhadap kondisi dan dunia anak-anak sebagai generasi penerus. Hal ini bertujuan untuk mengarahkan mereka pada sebuah keyakinan bahwa Allah SWT adalah Rabb mereka dan al-Qur’an adalah Firman-Nya sehingga ruh al-Qur’an dapat bersemayam pada jiwa mereka, cahayanya bersinar dalam pikiran, intelektualitas mereka, indra mereka dan agar mereka menerima aqidah al-Qur’an sejak kecil dan tumbuh menjadi dewasa atas kecintaan kepada al-Qur’an.

Tampaknya hal tersebut di atas menjadi motivasi bagi LDK GMPM LH UPI Kampus Serang untuk menyelenggarakan Seminar Al-Quran Nasional  pada Sabtu, 27 Oktober 2018. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangakaian dari acara tahunan yang bernama The Great Moment of GMPM LH. Dengan mengusung tema “generasi Qur’ani penggenggam peradaban masa kini”, seminar al-Quran nasional ini menghadirkan dua pemateri sekaligus yang pakar di bidangnya. 

 

Pada sesi pertama, seminar semula akan diisi oleh KH. Abdul Aziz Abrur Rauf, Lc., Al-Hafidz. Beliau adalah penasihat Yayasan Markaz Al-Qur’an dan motivator Al-Qur’an Internasional yang akan memaparkan tentang mudah menghapal Al-Qur’an. Namun karena kesehatan yang memburuk maka beliau digantikan oleh Ustadz Riyadhuss Sholihin Al-Hafidz selaku murid dan juga ketua yayasan Markaz Al-Qur’an.

Pada sesi kedua, seminar dilanjutkan dengan talkshow bersama Hilya Qonita dan keluarganya. Hilya merupakan juara 1 Hafidz cilik Indonesia tahun 2013 yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi swasta Indonesia. Dalam sesi tersebut Hilya dan keluarga memaparkan materi tentang bagaimana cara membangun keluarga Qur’ani.

Selain kegiatan Seminar al-Quran Nasional, dalam acara Great Moment kali ini diisi pula oleh kegiatan Wisuda Akbar QS. Al-Waqi’ah. Para peserta yang mengikuti wisuda akbar tersebut, sebelumnya telah melakukan setoran hafalan QS. Al-Waqiah kepada asatidzah yang berasal dari LTQ Utrujah Kota Serang. Prosesi Wisuda Akbar QS. Al-Waqi’ah dilaksanakan setelah sesi pertama seminar dilaksanakan. Para wisudawan membacakan ikrar yang dipimpin langsung oleh Ustadz Riyadhuss Sholihin Al-Hafidz.

Menurut Rusliyadi, ketua umum LDK GMPM LH, acara The Great Moment tahun ini cukup merih dan berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah The Great Moment tahun ini berjalan dengan lancar atas izin allah SWT. Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung dan ikut berpartisipasi aktif mensukseskan kegiatan ini. Kepada panitia pelaksana yang luar biasa telah menyiapkan acara ini dari waktu yang cukup lama, kami bangga.  Kepada LTQ Utrujjah sebagai lembaga partner dalam kegiatan ini kami ucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.  Ucapan terima kasih juga kepada bank BJB syariah, Cahaya 31, Mezora, Laz Harfa, Kangen Water, Sayuti Cetak, Raja Cetak, BPK dan aset negara, rumah makan Ceu Wita, bakso Wisnu, Tilawati Center kota Serang dan Syamil Qu’ran atas bantuan moril dan materilnya” tukasnya.

           

Peserta yang datang dalam acara ini berjumlah sekitar 220 orang, diataranya ada siswa SLTA, mahasiswa, santri pondok pesantren Al-Mubarok, pondok Pesantren Baiturohim, Madrasah Qur’an Safira, Yayasan Pendidikan Ahda Sabila dan Nurul Qur’an, serta dari berbagai kalangan lainnya.  Acara ini berlangsung dengan tertib dan lancar sampai akhir. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi peserta yang hadir dan menjadi semangat untuk kaum muslimin untuk terus berlomba dalam mencintai dan menghafal quran sejak dini, di mulai dari ruang lingkup yang paling kecil, yakni keluarga. Demikian harapan yang disampaikan Firman Robiansyah selaku pembina LDK GMPM LH saat menutup sambutannya. [FR/EKY]