Halal Bihalal Jadi Momentum UPI Serang Menuju Perbaikan di Tahun 2026
Serang, UPI - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang bertempat di Gedung Selat Sunda Lantai 2, UPI Kampus Serang, pada Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar sivitas akademika setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Halal bihalal tahun ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar UPI Kampus Serang dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Direktur UPI Kampus Serang, Prof. Dr. Supriadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal hendaknya dimaknai sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas diri maupun institusi.
“Momentum Idulfitri ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan UPI Serang yang lebih baik di tahun 2026,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Nurjaman, M.Pd., yang juga merupakan dosen di Universitas Faletehan. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan hati, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, diawali dengan sambutan Direktur, dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah, doa bersama, serta prosesi saling bersalaman sebagai wujud saling memaafkan antar sivitas akademika.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan UPI Kampus Serang.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan nilai-nilai karakter di lingkungan akademik, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kebersamaan, harmoni, dan budaya saling menghargai antar sivitas akademika.



















