HIMADIKRI Gelar Aquamarine 2025: Penguatan Kompetensi Budidaya Ikan Mas di BBAT Pandeglang

Serang, UPI - Divisi Minat dan Bakat Departemen Pendidikan dan Advokasi Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kelautan dan Perikanan (HIMADIKRI) UPI Kampus Serang sukses menggelar kegiatan Aquamarine 2025 yang berfokus pada pematerian budidaya pemijahan ikan mas dan pelatihan budidaya perikanan air tawar. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Pandeglang pada 5-6 Desember 2025.

Rombongan mahasiswa yang didampingi oleh dosen sekaligus pembina kemahasiswaan Prodi PKP, Yulda, S.Pd., M.Pd., serta dua dosen Prodi PKP lainnya, yaitu Mad Rudi, S.Pi., M.Si. dan Ahmad Beni Rouf, M.Si. disambut hangat oleh Kepala UPTD BBAT Pandeglang, Erwin Damayanto, S.Pi., MM., serta Kasubag TU, Untung Cahyadi, SE., MM. Dalam sambutannya, Erwin menegaskan bahwa BBAT siap mendukung penguatan kompetensi mahasiswa di bidang perikanan.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi seperti ini. Mahasiswa adalah generasi yang akan memegang kendali pengembangan sektor perikanan di masa depan, sehingga penting bagi mereka untuk melihat langsung proses budidaya di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu Yulda menekankan pentingnya pengalaman langsung bagi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi harus memahami praktik budidaya agar siap menghadapi dunia kerja di sektor kelautan dan perikanan,” jelasnya.


Pada hari pertama kegiatan, mahasiswa menerima materi pemijahan ikan mas yang meliputi seleksi induk, teknik pemijahan buatan, penanganan telur dan larva, serta manajemen kualitas air.

Hari kedua diisi dengan praktik langsung di lapangan, di antaranya pemeliharaan larva, manajemen pakan, sampling pertumbuhan, serta pengenalan sistem budidaya kolam yang diterapkan di BBAT Pandeglang.

Sepanjang kegiatan, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui partisipasi aktif pada diskusi, tanya jawab, dan praktik lapangan.

Melalui kegiatan Aquamarine 2025 ini, HIMADIKRI berharap kolaborasi dengan BBAT Pandeglang dapat terus berlanjut dalam rangka penguatan kompetensi teknis mahasiswa sekaligus mempererat sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah daerah. Hal ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia dibidang perikanan yang unggul dan berdaya saing.

Pelaksanaan Aquamarine 2025 sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, dengan pembelajaran berbasis praktik serta SDG 2 yaitu Tanpa Kelaparan, melalui peningkatan kapasitas dalam produksi pangan perikanan.

Dengan penguatan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan di Indonesia. (Kontributor: HIMADIKRI, Editor: RK)


Link Web Terkait