Dari Kampus UPI di Serang untuk Indonesia: Perjalanan Muhammad Rizky Menuju Duta Maritim Indonesia Tahun 2025

Serang, UPI - Muhammad Rizky, mahasiswa berprestasi dari  Program Studi Studi Logistik Kelautan (LK) Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Serang  dinyatakan lolos sebagai salah satu calon peserta terpilih dalam program Duta Maritim Indonesia tahun 2025 yang digelar oleh ASPEKSINDO (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 10–18 Agustus 2025 di Jakarta tepatnya di Hotel Bidakara Jl. Gatot Subroto Jakarta Selatan dengan berbagai rangkaian agenda dan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian, DPR RI, hingga Sekretariat Kepresidenan.

Rizky mengikuti proses seleksi calon peserta Duta Maritim Indonesia sejak Juni 2024 secara daring dengan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia, melalui serangkaian tahapan yang mencakup seleksi administrasi, asesmen pengetahuan kelautan, serta wawancara motivasi. Setelah melalui proses panjang lebih dari satu tahun, ia akhirnya dinyatakan lolos pada Juli 2025 sebagai wakil dari Provinsi DKI Jakarta. 

Komitmennya dalam isu kemaritiman ia tunjukkan lewat aktivitas akademik dan kontribusi dalam berbagai kegiatan bertema kelautan bersama Himpunan Mahasiswa Logistik Kelautan (HIMALOKA) Kampus UPI di Serang dan (Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO).

Keterlibatannya dalam program kegiatan kemaritiman menunjukkan kontribusi langsung dalam pelestarian dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Hal ini mendukung Sustainable Development Goals SDGs nomor 14 yaitu Kehidupan di Bawah Air/Ekosistem Lautan yang bertujuan untuk melestarikan dan memanfaatkan samudra, laut, dan sumber daya kelautan secara berkelanjutan demi pembangunan berkelanjutan. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kemaritiman, mahasiswa turut berperan dalam edukasi, penelitian, dan advokasi yang dapat memperkuat kesadaran serta pengelolaan lingkungan laut yang lebih baik. 

Selain itu, keikutsertaan Muhammad Rizky dalam kontestasi pemilihan calon Duta Maritim Indonesia tahun 2025 ini merupakan bukti nyata dari pencapaian pendidikan yang berkualitas. Dia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kepemimpinan, dan inovasi. Hal ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)  nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pada peningkatan mutu pendidikan, dan salah satu indikatornya adalah mahasiswa yang berhasil meraih prestasi dan memiliki individu yang kompeten serta berdaya saing tinggi.


Sebagai mahasiswa Kampus UPI di Serang, Rizky membawa semangat untuk memperkenalkan potensi kampusnya yang memiliki tiga program studi berbasis maritim, yaitu Logistik Kelautan, Sistem Informasi Kelautan, dan Pendidikan Kelautan dan Perikanan. Ia melihat keikutsertaannya bukan sekadar pencapaian pribadi, namun sebagai ruang strategis untuk membawa nama baik kampusnya ke tingkat nasional.

“Motivasi saya adalah menyuarakan pentingnya literasi kemaritiman di kalangan anak muda, selain itu isi-isu maritim juga harus terus digaungkan demi mencapai Indonesia sebagai poros maritim dunia di tahun 2030,” ujar Rizky. 

Menurutnya, laut adalah urusan bersama, bukan hanya milik masyarakat pesisir semata, laut juga bukan hanya dibagian perairan (sea side) tapi juga di bagian daratan (land side).

Rizky juga berharap keikutsertaannya dalam program Duta Maritim Indonesia dapat mendorong pengakuan yang lebih luas terhadap eksisitensi Kampus UPI di  Serang sebagai pusat unggulan pendidikan kemaritiman, serta memperluas kerjasama antar lembaga dan jejaring generasi muda dalam mendukung kemajuan sektor kelautan nasional. (Kontributor, Editor:RK)


Link Web Terkait